Rabu, 10 Mei 2017
Pada
suatu hari lahir seorang calon Jenderal, yang kemudian berhasil melakukan
kudeta dan mengubah Politik serta menciptakan propaganda yang masih mengakar
hingga saat ini. Bukan itu saja, beliau hmm tak pantas rasanya seorang yang
kejam disebut dengan “beliau”, that guy
juga merupakan diktator paling korup di zaman modern. Luar biasa? Tidak juga,
masih banyak yang menempel stiker “masih enak zaman ku, toh?”
Sabtu, 19 Maret 2016
Gelisah Kita
Sabtu, Maret 19, 2016
Puisi,
Tak kupahami bagaimana membuat kalimat pembuka
Kubiarkan jari-jari kurusku berkerja
Selagi membayangkan wajahnya
Bercampur rasa gelisah
Hingga saat ini aku tak tau arti dibalik kata kita
Kami berbeda tak seperti mereka
Sering diriku yang dulu berteriak mengingatkan
Jangan kau hiraukan kegelisahan
Dia adalah fantasi gila yang dulu selalu kau puja
Dia bukan sekedar lembaran baru
Sebuah buku dengan penuh kalimat ambigu
Kadang aku mengerti
Kadang harus kupelajari
Gelisah menjadi gila saat kami berbicara tentang kita
Aku tak ingin melepas tangan kecilnya
Dan akan tetap terus aku genggam
Hingga nanti kami mengerti arti dibalik kata kita
Selasa, 04 November 2014
Diam
Selasa, November 04, 2014
Puisi,
Diam, tolong sejenak diam
Biarkan malam menjadi tenang
Biarkan aku mendengar suara-suara binatang malam
Gesekkan kecil lantai kayu kini ku dengar
Terang aku melihat
Gelap aku mendengar
Terdengar suara api rokok ku membakar kertas serta tembakau
Seperti apa bentuk asapnya pun aku tak tahu
Aku hanya mendengar
Meraba lalu tiba-tiba ia membakar kedua ujung jari
terpanjang
Continue Reading
Senin, 18 Agustus 2014
Siang Ini
Senin, Agustus 18, 2014
Puisi,
Siang ini aku ingin menulis
Kadang ide datang lalu hilang begitu saja
Dua kalimat awal selalu saja membenamkan pikiran
Aku tak tau untuk apa dan siapa kalimat-kalimat ini
Senin, 04 Agustus 2014
Pola Hidup Kembali
Senin, Agustus 04, 2014
Cerpen,
Rasa
sesal terus menyeruak, kadang semakin membesar disetiap ruang hatinya. Bukan
perpisahan yang membuat Bima menyesal, namun pertemuanlah yang membuat ruang
hatinya semakin gusar. Love now, leave
then. Tak ada pertemuan tanpa berkahir perpisahan, begitu kata orang-orang
bijak.
Kamis, 08 Mei 2014
Mentari Melamun
Kamis, Mei 08, 2014
Puisi,
Kunikmati cahaya mentari
Pernah ku berlindung menghindarinya
Seperti pecundang melarikan diri
Kali ini kuterima sengatan halusnya
Continue Reading
Langganan:
Postingan (Atom)
Designed By: Blogger Templates | Templatelib